Tantangan Pengolahan Limbah di Negara Berkembang

Pengolahan limbah di negara maju dan negara berkembang memiliki tantangannya masing-masing. Negara maju boleh berbangga karena kemampuan teknologi, akses finansial, dan kebijakan mampu memberikan solusi-solusi pengolahan limbah yang lebih baik. Sebuah artikel yang disampaikan dalam ideas4development.org menyatakan bahwa tiap tahun negara berkembang menghabiskan US$ 46 milyar untuk mengelola limbah padat mereka. Sedangkan jumlah total limbah padat akan meningkat dua kali lipat dalam 15 tahun ke depan.

Hal ini tentu memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian. Otoritas publik memiliki kesulitan untuk meningkat kebutuhan finansial dalam pengolahan limbah padat. Dan sering kali kebutuhan finansial yang tinggi tidak menjamin performa kebijakan publik yang tepat. Dalam kondisi ini pengolahan limbah yang berkelanjutan menjadi sulit untuk dipertimbangkan secara matang

Akhirnya otoritas pengolahan limbah diserahkan pada sektor swasta dengan tujuan untuk menekan tekanan finansial yang muncul dari pengolahan limbah. Sektor privat sering kali memiliki kualitas finansial dan material yang lebih baik. Namun hal yang harus dipertimbangkan adalah jika sektor privat bermain dalam arena sektor publik, maka otoritas sektor publik perlu menetapkan batasan dan sektor privat juga perlu mengidentifikasi kapabilitasnya. Sektor privat tidak hanya menggunakan model bisnis, yaitu kompetisi, dalam mengerjakan pengolahan limbah, namun juga menggunakan kesempatan kerjasama yang dapat menumbuhkan inovasi-inovasi baru.

Tantangan yang dihadapi oleh negara berkembang perlu mendapatkan solusi yang melibatkan semua pemain. Meminta bantuan sektor privat untuk membantu pendanaan dan operasional besar pengolahan limbah bukanlah solusi jangka panjang. Sektor publik mengalami kendala untuk merangkap dua peran, sebagai penyedia jasa dan fasilitas yang memungkinkan publik melakukannya sekaligus menjadi kontraktor dan pelaksana proses pengolahan limbah. Tantangan inilah yang perlu dipikirkan bersama oleh semua elemen dalam negara. Perlu ada inisiatif baik dari sektor publik, privat, maupun masyarakat awam untuk melihat pengolahan limbah sebagai solusi berjangka panjang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s