Saatnya Mengurangi Jumlah Limbah Industri Pangan

Limbah industri pangan memang menjadi salah satu permasalahan, mengingat jumlahnya yang sangat besar dan kerugian yang dihasilkan. Dari penelitian yang dilakukan PBB, di negara berkemabang limbah industri pangan dan food loss berada pada tahap pertama di rantai pangan dan dapat dilacak kembali pada penanganan makanan secara finansial, manajerial, dan teknikal termasuk pada fasilitas penyimpanan. Maka memperkuat rantai makanan melalui dukungan terhadap petani dan investasi terhadap infrastruktur, transportasi, dan pengemasan makanan dapat membantu mengurangi jumlah limbah.

Namun di negara-negara dengan pendapatan tinggi, makanan banyak terbuang di tahap terakhir dari rantai pangan. Berbeda dengan situasi di negara berkembang, hal ini disebabkan karena kebiasaan konsumen yang memainkan bagian besar di negara industri. Studi mengidentifikasikan bahwa kurangnya koordinasi antar aktor dalam rantai pangan. Maka baik meningkatkan kesadaran antar industri, retailer, dan konsumen maupun mencari keuntungan dari penyimpanan makanan dapat mengurangi jumlah limbah

Dari analisa PBB tersebut, maka negara-negara mulai mengadakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran konsumen mengenai pangan. Oxfam Australia pun memberikan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah limbah industri pangan.

1. Perencanaan Masakan

Perencanaan makanan bisa dilakukan dengan membuat daftar masakan apa saja yang akan dibuat selama satu hari. Dengan menghitung seberapa banyak jumlah masakan yang akan dibuat beserta dengan bahan-bahan yang dibutuhkan, maka secara langsung menghindari kelebihan makanan dalam jumlah yang banyak. Menentukan porsi dan rencana makan merupakan hal yang sangat sederhana. 

2. Daftar Belanja

Setalah merencanakan makanan yang akan dimasak, buatlah daftar belanjaan sesuai dengan perencanaan masakan. Misal membuat sayur porsi 3 orang, kita membutuhkan wortel, kubis, dan kentang. Tentukan berapa gram wortel, kubis, maupun kentang yang kita butuhkan. Jika mempunyai kulkas, Anda bisa membeli lebih untuk persediaan selama seminggu dengan perencanaan masakan selama seminggu juga. Namun jika tidak memiliki kulkas, akan sangat baik jika menghabiskan belanjaan dalam sehari sehingga tidak ada yang busuk.

 3. Menggunakan Kembali Sisa Makanan

Jika masakan yang dibuat masih terdapat sisa yang tidak banyak, gunakan untuk membuat jenis masakan yang lain. Sebagai contoh, potongan ayam yang tidak banyak bisa diolah menjadi nasi goreng. Atau mungkin sisa sayur, dapat diolah secara kreatif menjadi salad yang dicampur dengan buah. Tingkatkan kreativitas dalam memasak untuk mengurangi jumlah makanan yang terbuang percuma.

4. Makanan untuk Cacing

Simpan sisa makanan dalam sebuah kontainer dan jadikan sebagai kompos. Kompos sangat berguna untuk menyehatkan cacing-cacing di dalam tanah dan menyuburkan tanah di sekitar rumah. Dengan menyuburkan tanah di sekitar rumah kita bisa berkreasi dengan mencoba menanam tumbuh-tumbuhan yang tentunya juga berguna bagi lingkungan. 

2 thoughts on “Saatnya Mengurangi Jumlah Limbah Industri Pangan

  1. Pingback: Limbah Industri Pangan, Limbah Merugikan | Pengolahan Limbah 101

  2. Pingback: Inisiatif Penanganan Limbah Industri Pangan | Pengolahan Limbah 101

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s